Tiada lagi airmata nak dialirkan
tangisan tak lagi berarti
Sesak di dada kian menyempit
kehidupan ini telah membunuhku
Gelap pandangan di tiap penjuru
kuterjepit dilingkaran waktu
Tuhan..
kadang kusesali degupan ini
saat pikiran sampai di titik jenuh
Barlah kutafakur dalam sunyi
menghitung mimpi kembali
Agar bisa kusyukuri tiap denyutan nadi
kala mata membuka tirai pagi
tuk menapis sesal diri
Tuhan...
ampunkan aku
tangisan tak lagi berarti
Sesak di dada kian menyempit
kehidupan ini telah membunuhku
Gelap pandangan di tiap penjuru
kuterjepit dilingkaran waktu
Tuhan..
kadang kusesali degupan ini
saat pikiran sampai di titik jenuh
Barlah kutafakur dalam sunyi
menghitung mimpi kembali
Agar bisa kusyukuri tiap denyutan nadi
kala mata membuka tirai pagi
tuk menapis sesal diri
Tuhan...
ampunkan aku
~Ezzyla Fi Diori, Batam_September 29, 2010 at 3:27pm*


![Validate my Atom 1.0 feed [Valid Atom 1.0]](valid-atom.png)







0 comments:
Post a Comment